Loading...

Harapan Besar Terhadap PNPM Mandiri Perdesaan

Bangun 4Gedung PAUDHarapan Besar Terhadap PNPM Mandiri Perdesaan.

RSS FeedDari tahun ketahun, ikon Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan atau yang dikenal dengan istilah PNPM Mandiri Perdesaan sudah mulai kental dipemikiran masyarakat secara luas. Sebab, anggapan terkait progam pemberdayaan masyarakat ini bisa nyata terealisasi dan dinikmati oleh masyarakat secara langsung terutama bagi rumah tangga miskin (RTM).

Hal ini mempunyai dampak yang luar biasa terhadap pertumbuhan pembangunan baik dari segi pembangunan infarstruktur maupun di tingkat pembangunan ekonomi masyarakat. Terbukti, banyaknya sarana prasarana yang telah ada dilakukan dari hasil PNPM, mulai dari pembangunan gedung PAUD dan TK, saluran irigasi, pavingisasi sampai dengan pengaspalan jalan juga telah banyak terealisasi.

Disamping itu, program yang sebelumnya bernama PPK (program pengembangan kecamatan) lebih melibatkan peran serta perempuan dalam hal partisipatif. “Kami bangga dengan PNPM ini, sebab peran serta perempuan dalam tahapan PNPM menjadi ukuran mutlak pembangunan partisipatif,” ungkap Sriwiningsih.

Lebih lanjut, wanita desa Gebangan ini berharap, peningkatan ekonomi masyarakat melalui program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) ini lebih berdampak pada kelompok-kelompok usaha. “Artinya, kelompok perempuan yang potensial untuk pengembangan usaha lebih di kedepankan pada perguliran mendatang,” harapnya.

Tidak hanya itu, hal terpenting yang perlu digaris bawahi dalam program ini adalah peningkatan sumber daya manusia menjadi lebih baik, ini disebabkan dalam pengelolaan program ini melibatkan langsung masyarakat dalam pelaksanaannya, sehingga terjadi pembelajaran secara terus menerus yang mengakibatkan penambahan pengetahuan secara umum. “Banyak hal yang perlu diingat bahwa indeks pembangunan manusia harus dpacu dari hal yang terkecil, baik pembangunan manusianya (SDM, red), sarana prasarana umum ataupun pendidikan dan kesehatan terus dipacu demi kesejahteraan masyarakat secara utuh,” tambahnya.

Disisi lain, data yang diperoleh Tim Redaksi Kapongan Si Kompak dari Sekretariat Unit Pengelola Kegiatan (UPK ) “Harapan Baru” rabu kemarin (13/03), Dana BLM (bantuan langssung masyarakat) yang dikucurkan pada tahun 2010 dapat mendanai pembangunan sarana prasarana sejumlah 10 unit dan SPP 29 Kelompok. Ditahun 2011 lalu, dari dana BLM sebesar 1,5 milyar rupiah terserap pada pembangunan sarana prasarana sejumlah 7 unit dan pendanaan SPP tersebar pada 10 kelompok.

Berdasarkan data yang ada, tahun 2012 lalu, Kecamatan Kapongan mendapatkan kucuran dana senilai 900 milyar rupiah dan kegiatannya tersebar di 8 desa dari 10 desa diwilayah Kecamatan Kapongan. “Pembangunan jalan sebanyak 3 unit, kesehatan (pembangunan polindes dan PMT, red) masing-masing 1 kegiatan, dan pembangunan gedung PAUD 1 unit yang terletak di desa Curah Cottok,” rinci Ketua UPK Kapongan, Fathor Rahman.

Selain itu, kata ketua UPK yang baru menjabat sjak 14 Nopember 2012 lalu, sebanyak 6 Kelompok yang terdanai yang tersebar di 4 desa, yakni desa Kapongan, Kandang, Kesambirampak, Pokaan dan desa Gebangan. “Tiga tahun terakhir, sedikitnya ada 23 pembangunan sarana dan prasarana yang terdanai oleh PNPM sejak taun 2010,” ungkapnya.

Sedangkan usulan kegiatan tahun 2013 mencakup 10 kegiatan sarana prasarana, 10 kegaiatan pemberian makanan tambahan (PMT) dan kegiatan SPP sebanyak 5 kelompok. “Kami selaku pelaku PNPM Kecamatan Kapongan sangat berterima kasih kepada seluruh desa karena sudah mengusulkan PMT yang menjadi anjuran pemerintah kabupaten Situbondo. Semoga saja program ini terus berlanjut sehingga harapan masyarakat akan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di segala aspek akan terwujud,” tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran sangat kami harapkan demi terciptanya rasa sosial kemasyarakatan

Top