Loading...

Lagi-Lagi, Rakor Kelembagaan di Kapongan Memanas

Kali ini, rakor kelembagaan yang digelar pada tanggal 22 Juni 2012 tidak kalah sengit dengan rakor sebelumnya. Agenda rakor bulanan ini tentang pembahasan evaluasi yang dilakukan tim monitoring ketika kunjungan dilapangan. Tim monitoring selama kunjungan kelapangan menemukan hal-hal yang perlu dibenahi mulai dari kelembagaan ditingkat desa, manajemen pembukuan TPK dan evaluasi kualias fisik dilapangan.

Sebalik dengan hal tersebut, para pelaku TPK ditingkat desa mempertahankan pekerjaannya berbagai alasan. Mulai dari alasan pemberdayaan serta alasan-alasan yang lainnya.

Begitu Pimpinan rapat Zainullah membuka ruang diskusi dan evaluasi tim monitoring. Tim monitoring mempertanyakan kenapa pekerjaan Gedung Paud Mawar yang didanai PNPM belum dikerjakan. Sontak, Ketua TPK Desa Cottok membantah kalau pekerjaan Gedung Paud Mawar sudah dimulai, Akan tetapi pekerjaan ini dimulai dari penggarapn Kusen dan Besi. “Sapa bilang pekerjaan kami belum dilaksanakan, kami sudah melaksanakan akan tetapi kita kita muai dari penggarapan kayu (kusen, red) dan pembesian,” bantah Hajji.

Tidak hanya itu, BKAD mengharapkan keinginan program PNPM tentang pemberdayaan it uterus diupayakan smaksimal mungkin ditingkat desa. Walaupun, BKAD mengakui kalau pemberdayaan yang semestinya diterapkan terlalu sulit untuk dilakukan. “Makanya kita perlu belajar apa yang menjadi kekurangan. Salah satu tujuan tim monitoring turun ke desa-desa adalah untuk mengoreksi letak kesalahan, baik administrasi, koordinasi dan pembangunan fisiknya. Agar nantinya, TPK tidak kewalahan ketika menghadapi tim audit dari PNPM ataupun dari instanssi lainnya,” tegas Inung, sekretaris BKAD Kecamatan Kapongan.

Diluar dugaan, PL (pendamping lokal) Moh. Rifan A mengundurkan diri yang disampaikan pada forum ini. Alasan yang diungkapkan PL selama dua tahun ini disebabkan karena kesibukannya dengan kegiatan-kegiatan lainnya. “dengan ini saya mengundurkan diri dari PL Kapongan, karena berbagai alasan yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Papang (sapaan akrabnya,red)

Akan tetapi, semua peserta forum tetap mengharapkan kesiadaan Papang terus berkarya untuk PNPM MPd Kecamatan Kapongan. Keinginan forum untuk mempertahankan Papang tidak mengubah komitment paapang untuk tetap mengundurkan diri. Terbukti, pada tanggal 30 Juni 2012 dirinya secara resmi melayangkan surat pengunduran dirinya yang ditujukan ke PjOK Kecamatan Kapongan. (Fathor – KPMD Kesambirampak)

08 Agustus 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran sangat kami harapkan demi terciptanya rasa sosial kemasyarakatan

Top